Maaf, jika hati saya masih tertinggal disana.
Saya sudah berusaha dan sedang berada di fase nyaris menyerah.
Tak perlu repot-repot untuk menjaganya.
Cukup maafkan saya.
Saya terlalu paham tentang hati yang hanya dipilih.
Saya hanya tak paham kenapa harus tertinggal disana.
Pada seseorang yang tak aku tahu bentuknya.
Yang berhasil membutakan aku.
Membuat jantung ku berdegup kencang hanya saat lihat fotonya.
Yang riang saat menerima pesan singkatnya.
Tak perlu menjaganya.
Biarkan saja dia disitu.
Sampai dia lelah.
Lelah entah karena apa.
Karena dia pun tak tahu apa yang sedang dia nantikan disana.
Diahir ini, kembali aku katakan..
"maafkan saya..."
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
16/04/15 Malam priaku.. Ini kali pertama aku sungkan memanggil “sayang” pada pacarku sendiri. :D Kali pertama juga aku betah me...
-
ini tentang dia... lagi-lagi tentang dia tak punya alasan bosan untuk berhenti, walau menyebut namanya pun aku tak berani. entah aku ini...
-
Apa yang terjadi pada benih yang kita tanam sore tadi pada malam hari..? Saat kita semua terlelap.. Saat kita bangun, dia sudah tumbu...
-
Selamat pagi sahabat baik ku :) Sahabat yang sangat aku rasakan khawatir mu tentang aku... Sahabat yang kau pasti tahu aku sedikit kesal d...
-
" Mungkin kau perlu mulai belajar berteman dengan wanita untuk tahu apa yang harus kau lakukan sekarang. Wanita yang punya cerita ...
-
Laptop ini belum juga lelah menemani pengganti rinduku. Demikian juga aku yang masih belum kunjung bosan membicarakan mu. jam di laptop ku...
-
Terlalu banyak rahasia yang Tuhan simpan untuk ku.. Rahasia yang terkadang tak mampu aku mengerti saat proses nya berjalan.. Aku bahag...
-
Ntah seharusnya hal ini harus ku tulis atau tidak... aku tak terlalu paham... apa kau masih betah mendengarnya senja? tidakkah kau bos...
-
"Dia hanya berada diseberang jalan sana.. Namun karna begitu banyak kendaraan yang lewat, aku susah mengenalinya Kami sedang menant...
Labels
- About Me... (15)
- Move Up (9)
- My First Love (19)
- Poeth (9)
- Sekilas rohani (5)
- Sekilas Tawa (1)
- Tentang Sahabat (6)







0 komentar:
Posting Komentar